Koleris Akut yang Kumat

Si Koleris Akut Kumat Lagi…
Sungguh menjadi seorang karyawan itu butuh kedewasaan, baik dalam menyikapi atasan maupun menghadapi rekan kerja. Disini yang jadi masalah terbesar adalah mayoritas sikap Koleris dan Sanguinis yang mengintimidasi seorang melankolis. Masalah lainnya yaitu mempunyai atasan seorang koleris akut yang sering kumat. Membuat gue seorang melankolis Fresh graduate menjadi bahan, wadah mereka mengekspresikan karakternya. Semakin hari semakin gue tersiksa. *tapi gue bersukur, hampir 80% rekan kerja gue memiliki kepribadian dasar Sanguinis. Hal tersebut membuat gue belajar bagaimana cara berteman dan beradaptasi. Awalnya memanga susah, namun gue diselamatkan oleh penilaian dan pemikiran diam seorang melankolis. Lama kelamaan gue mulai sadar dan mengerti bagaimana seorang sanguinis bisa begitu akrab dengan orang yang bahkan belum dikenalnya. Namun sejauh dan sekeras apa gue berusaha untuk menjadi sanguinis, seorang melankolis tetaplah melankolis. *gue juga bersukur mendapatkan seorang pimpinan Koleris akut. Koleris akut dalam bahasa sederhana nya adalah sikap bosses. Sekeras apapun lu bekerja, lu ga bakalan dihargai. Bahkan terkadang dengan pencapaian yang lu ciptakan Doi masih menanyakan kapasitas lu. Tapi semua ga masalah, karena tujuan utama bekerja bukan untuk dihargai manusia. Bekerja adalah ibadah dengan penghargaan mulia dari Sang Pencipta. Yang terpenting lu iklas dan sabar aja, karena sabar ga ada batasnya manusia itu sendirilah yang membatasi. *gue bersyukur koleris akut si bos, membuat gue dapat mempertajam sisi plegmatis. Jadilah pemikiran gue lebih tenang dan dewasa. Hari ini doi menasehati gue untuk jangan terlalu manut. doi pengen gue harus menuntut, memaksa dan marah. Whats an idiot…. gue ga bisa Sorry. Sebenarnya doi sering mengulang ulang wejangannya perihal ini. Tapi gue ya gue, jadilah wejangan doi sebagai kata-kata hampa yang melayang ditelinga gue. Karna hampa dia ga pernah masuk. *gue bersukur hari ini gue mendapatkan pelajaran berharga. tentang sebuah gaya hidup. “Rezki dan jodoh adalah sesuatu yang pasti yang sudah dijamin Allah bahkan sebelum kita lahir. Bagaimana kita bisa menghawatirkan sesuatu yang sudah pasti dan mengabaikan sesuatu yang belum pasti (bekal akhirat). Quote ini membuat kegalauan gue tentang masa depan sirna. Sekeras apapun dan segiat apapun lu bekerja jika rezki lu hanya lima ribu, yaa lu Cuma bakal dapet segitu. Namun beda cerita jika lu ikhlas, dimata Allah seorang tukang becak yang bekerja ikhlas akan lebih terhormat dibanding seorang Bos Presiden yang memimpin sebuah negara. *dan hari ini gue bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah.
-alhamdulillah –

Iklan

Penulis: refiyon yoggy

"Saya ingin menjadi air mengalir yang selalu menemukan jalannya"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s